CONTENT MANAGEMENT SYSTEM (CMS) KELAS 9 SMP/MTs

BAB II
CONTENT MANAGEMENT SYSTEM (CMS)


 

KI-3:  Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasar- kan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

 


KI-4:  Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,  merangkai, memodifikasi,  dan  membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan  yang dipelajari di sekolah dan sumber lain  yang sama  dalam sudut pandang/teori.

 

 

 

Kompetensi Dasar Pengetahuan:

Mengenal fitur aplikasi CMS (Content Management System, pengelola konten web, sedapat mungkin yang berupa freeware), dan memakai untuk membuat blog.

 


Kompetensi Dasar Keterampilan:

Membuat blog untuk menunjang aktivitas siswa, contohnya membuat, blog kegi- atan terkait sekolah.


Tujuan:

Setelah melaksanakan pembelajaran siswa mampu

1.  Menjelaskan pengertian dan fungsi CMS


2.  Menyebutkan dan beri keterangan macam-macam CMS (wordpress, joomla, mambo, drupal, blogspot, moodle)

3.  Mendaftar blog

4.  Mengisi blog

5.   Menambah animasi sederhana pada blog

 

 

A. Pengertian Content Management Sistem (CMS)

 

Content Management System (CMS) yang dalam bahasa Indonesia disebut dengan sistem manajemen konten adalah perangkat lunak yang digunakan untuk membangun, menambahkan atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs website.

 

Dengan menggunakan CMS, orang yang akan membuat sebuat website akan sangat dipermudah  karena  tidak  dibutuhkan  kemampuan  atau  penguasaan  bahasa pemrograman seperti HTML, CSS, Javascript, dan PHP. CMS akan memanjakan penggunanya karena orang yang akan menyusun sebuah website tinggal melakukan pengaturan sederhana.

 

Ada banyak website yang bisa dibangun dengan menggunakan CMS seperti website perusahan, bisnis, organisasi, portal berita, aplikasi toko online (ecommerce), website pribadi/blog, sekolah, instansi pemerintah atau swasta, galeri foto, dan masih banyak yang lainnya. CMS ini penggunaannya lebih bersifat umum yang artinya tidak terbatas



pada suatu website tertentu saja. CMS bisa digunakan untuk mengembangkan website dalam bidang pendidikan, perusahaan, organisasi, atau hobi.

 

B. Fungsi Content Management Sistem (CMS)

 

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa CMS akan memberikan banyak kemudahan kepada seorang yang akan membuat atau mengelola sebuah website, dari situ dapat disimpulkan beberapa fungsi dari CMS yaitu.

 

1.  Memberikan kemudahan orang yang akan membuat website.

 

2.  Memberikan kemudahan dalam mengelolaan konten website.

 

3.  Memberikan kemudahan dalam pencarian data yang ada pada website

 

C. Macam-macam Content Management Sistem (CMS)

 

Saat ini banyak perusahaan pengembang CMS yang menawarkan kepada pengguna baik yang bersifat gratis (free) ataupun yang berbayar, berikut beberapa CMS yang sering digunakan oleh masyarakat.

1. Wordpress

 



 

 





Wordpress merupakan salah satu CMS yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk membangun sebuah website. Pada awalnya Wordpress merupakan CMS dalam jenis blog atau website pribadi, namun seiring dengan perkembangannya banyak pengembang dari pihak ketiga yang mengembangkannya dengan

membuat fasilitas-fasilitas baru yang bisa diaplikasikan pada Wordpress sehingga saat ini Wordpress sudah banyak digunakan oleh organisasi, perusahaan, lembaga pendidikan, dan juga toko online. Wordpress merupakan salah satu CMS yang bersifat gratis, namun ada beberapa fasilitas yang dikembangkan oleh pihak ketiga yang mewajibkan untuk membelinya. Bisa dikatakan Wordpress adalah CMS yang bersifat user friendly karena dikenal mudah dalam penggunaannya.

2.  Mamboo

 


 

 

                                   

Mamboo Open Source yang saat ini dikenal dengan sebutan Mamboo  adalah  CMS  yang  bersifat  open  source  atau  free software  sehingga  orang  yang  akan membangun  website  bisa mendapatkannya dengan gratis. Mambo banyak menyediakan komponen   yang   sering   dibutuhkan   oleh   seperti   komponen

shopping chart, photo, gallery, forum, pool, calendar website, searching, multi bahasa

 

dan lain-lain. Mamboo juga bisa digunakan di jaringan komputer local, sama seperti Wordpress. Meskipun gratis, beberapa komponen Mambo yang dikembangkan oleh pihak ketiga mengharuskan penggunanya untuk membelinya. Mamboo banyak digunakan oleh perusahaan, instansi pemerintah dan swasta, lembga pendidikan, ecommerce, dan lain-lain.


3.  Joomla


 



 

 




Joomla juga termasuk CMS yang bersifat  open source sehingga pihak ketiga bebas untuk memodifikasi serta membuat komponen taupun plugin. Joomla merupkan salah satu CMS yang power full seperti   Mamboo   sehingga   banyak   digunakan   oleh   instansi,

perusahaan,  lembaga  pendidikan,  dan  toko  online.  Joomla  dari


 

tahun ke tahun selalu mengalami pengembangan, ini bisa dilihat dari versinya yang selalu berubah. Pengguna bisa mendapatkan software Joomla dan komponen- komponen lainnya secara gratis di website resminya yaitu joomla.org.

4.  Drupal

 

                                        

                                              







  





 




Drupal juga menjadi salah satu CMS terbaik ini dikarenakan pada tahun 2008 Drupal adalah CMS yang banyak digunakan oleh pengembang website. Drupal juga termasuk CMS yang free licency sehingga pengguna bebas mendownload dan menggunakannya. Fasilitas yang diberikan oleh Drupal juga hamper sama dengan

Joomla dan Wordpress, namun akhir-akhir ini popularitas dari Drupal kalah dengan

 

Wordpress.   Meskipun   demikian   Drupal   tetap   dianggap   sebagai   CMS   yang mempunyai system keamanan yang lebih bagus dari pada CMS lainnya.

5.  Moodle

 


 

 















Moodle adalah CMS yang dikembangkan untuk dunia pendidikan. Tidak sedikit sekolah dan perguruan tinggi yang memanfaatkan

CMS ini, bahkan tenaga pendidik pun ada yang memanfaatkan CMS Moodle secara mandiri untuk menerapkan  pembelajaran  online.  Fitur  yang  lengkap  dari Moodle menjadikan CMS ini menjadi idola dunia pendidikan saat ini. Dengan Moodle, guru dapat membuat kelas-kelas serta memberikan materi dan penilaian secara online. Selain bisa digunakan secara online, Moddle juga bisa digunakan dengan menggunakan jaringan offline (jaringan local)

6.  Blogspot

 


 

 







Blogspot adalah salah satu CMS gratis yang banyak digunakan oleh penggemar blog. Blogspot merupakan CMS yang lebih bersifat sebagai catatan pribadi yang  di unggah ke internet yang dikenal dengan  nama  blog.  Banyaknya  pengguna  blogspot  dikarenakan

hanya dengan modal email sudah bisa mendaftar ke blogspot. Namun meskipun blogspot banyak digunakan tetap ada kelemahannya, seperti tidak bisa digunakan secara offline (melalui jaringan lokal). 

TEORI VLOOKUP DAN HLOOKUP EXCEL

 

 

VLOOKUP DAN HLOOKUP

Fungsi Vlookup dan Hlookup adalah untuk pembacaan tabel dimana dua atau lebih tabel mempunyai data yang saling dihubungkan. Jika tabel disusun secara Vertikal kita menggunakan rumus fungsi Vlookup sedangkan jika tabel disusun secara Horizontal maka kita gunakan rumus fungsi Hlookup.

bentuk dari rumus Vlookup adalah sebagai berikut :



artinya =VLOOKUP(nilai yang dibaca,tabel pembacaan, nomor index kolom)

bentuk dari rumus Hlookup adalah sebagai berikut :



artinya =HLOOKUP(nilai yang dibaca,tabel pembacaan, nomor index baris)

Penjelasan mengenai rumus Vlookup dan Hlookup adalah sebagai berikut :

  1. lookup_value => Nilai yang dibaca adalah nilai sebagai dasar pembacaan tabel
  2. tabel array => tabel pembacaaan adalah range data yang disusun secara vertikal dan horizontal yang berfungsi sebagai tabel yang akan dibaca
  3. col_index_num => nomor indeks kolom adalah nomor urut yang menunjukkan posisi kolom dalam suatu tabel
  4. row_index_num => nomor indeks baris atau kolom adalah nomor urut yang menyatakan posisi baris dan kolom suatu tabel.
  5. [range_lookup] => merupakan eksekusi dari perintah jika benar maka datanya sesuai, jika tidak  maka False (tidak ada)

berikut contoh menggunakan rumus Formula Fungsi VLOOKUP. Pertama kita akan mempersiapkan membuat sebuah tabel pertama di sheet 1 yang berisi data sebagai berikut.



Kemudian pada tabel kedua di sheet 2 kita akan membuat data-data sebagai berikut



Pada tabel di sheet 2 terdapat data penjualan selama tahun 2012 dimana data tersebut tidak ada pada tabel 1 sebelumnya. Sekarang saya menginginkan data penjualan 2012 disemua toko ada di tabel 1. Caranya saya menggunakan formula Vlookup dengan rumus sebagai berikut :

=VLOOKUP($B$2:$B$6,Sheet2!$B$2:$D$6,3,FALSE)

yang menjadi lookup value nya adalah NAMA TOKO

yang menjadi tabel array nya adalah sheet2 NAMA TOKO (tabel yang akan dibaca)
yang menjadi col_index_num nya adalah kolom 3 (kolom D, PENJUALAN SELAMA TAHUN 2012)

setelah rumus formula kita maka hasilnya dapat dilihat seperti tabel berikut ini




pada tabel 1 di sheet satu telah bertambah data pada kolom F yaitu PENJUALAN SELAMA TAHUN 2012, dimana datanya merupakan hasil dari rumus VLOOKUP dengan sumber tabel 2 yang ada di sheet 2.

MATERI ANALISIS DATA KELAS VII MICROSOFT EXCEL 2013

  















 

 

 




 

 

MATERI ANALISIS

DATA KELAS VII 

MICROSOFT EXCEL 2013

 

Oleh : Hermawan Nuryanto, S.Pd., M.Pd

 




 

 

 

 

 

 



 

 

 

 


 

 


 

 

Pendahuluan 

Excel adalah program spreadsheet dalam sistem Microsoft Office. Kita dapat menggunakan Excel

untuk membuat dan memformat workbook untuk menganalisis data dan membuat data itu sendiri.

Secara khusus, kita dapat menggunakan Excel untuk melacak data, membangun model untuk

menganalisis data, menulis rumus untuk melakukan perhitungan pada data itu, memproses data

dalam berbagai cara, dan menyajikan data dalam berbagai grafik. 

Lembar keja dalam Microsoft Excel dalam satu sheet terdiri dari 256 kolom (columns) dan 65536

baris (rows). Kolom ditampilkan dalam tanda huruf A, B, C dan berakhir pada kolom IV. Sedangkan

baris dilambangkan dalam bentuk angka 1, 2, 3 dan berakhir pada 65536. Perpotongan antara baris

dan kolom disebut sel (cell), misal, pada perpotongan kolom B dengan baris ke 5 disebut sel B5. Dan

sel yang bergaris tebal menandakan bahwa sel tersebut dalam keadaan aktif. 

The Ribbon 

Memahami Ribbon adalah hal yang sangat perlu kita lakukan untuk memahami perubahan antara

Microsoft 2010 ke Microsoft 2013. Pada Ribbon tercantum semua informasi dan perintah serta fungsi-

fungsi yang dapat kita gunakan dalam mengelola data dalam microsoft excel 2013 

Home Tab 

Tab  ini  yang  sering  digunakan  dalam  mengelola  data  dalm  micrososft  excel;  dalam  tab  home  ini

terdapat semua informasi tentang teks, tentang format cells, jenis huruf, ukuran huruf, format tabs,

memasukan dan menghaspus columns. Dalam Tab Home juga cara-cara untuk merubah cells styles

memformat table, juga memasukan data secara otomatis, mengurutkan dan mencari data. 


 

Insert Tab 

Tab ini berfungsi untuk segala sesuatu yang perlu kita masukan mulai dari Photo, shape, clipart, grafik,

text box dan lain-lain. 


 

1


 

 

 

 

 





 

 

Page Layout Tab 

Tab ini memiliki perintah untuk menyesuaikan halaman seperti margin, orientasi dan tema. 

Formulas Tab 

Tab   ini   memiliki   perintah   untuk   digunakan   saat  membuat  Rumus.   Tab  ini   memiliki  fungsi

perpustakaan besar yang dapat membantu saat membuat rumus atau fungsi dalam spreadsheet

Anda. 


 


 

 

 





 

 

 








 

 

Data Tab 

Tab ini memungkinkan Anda untuk memodifikasi lembar kerja dengan sejumlah besar data dengan

menyortir dan penyaringan serta menganalisis dan pengelompokan data. 


 

Review Tab 

Tab ini memungkinkan Anda untuk memperbaiki masalah ejaan dan tata bahasa serta mengatur

keamanan. Hal ini juga memberikan perubahan trek dan catatan, fitur menyediakan kemampuan untuk

membuat catatan untuk dokumen yang dirubah oleh user lain 


 

View Tab 

Tab ini memungkinkan Anda untuk mengubah tampilan dokumen 

2


 

 

 

 

 

















 

Memulai Microsoft Excel 2013 

Setelah kita tahu fasilitas yang ada dalam microsoft Excel 2013 dari Ribbon yang terdiri dari beberapa

Tab, kita mulai dengan membuka program microsoft excel 2013. Klik tombol ‘Search’, ketikkan kata 

“excel”, lalu klik excel 2013. 

Setelah beberapa saat, maka akan muncul tampilan dasar Microsoft excel. 


 


 

 


Lalu klik blank workbook untuk memulai menjalankan aplikasi Microsoft office 2013. 

 


Memasukan data pada Worksheet 

 

 

1.   Klik cell yang akan diisi data. 

2.   Ketik data pada cell. 

3.   Tekan enter atau tab atau tombol panah pada keyboard untuk pindah ke cell berikutnya. 

3


 

 

 

Menu Pada Microsoft Excel 


 

 

 

 

   Menu Bar

Menu Bar berguna untuk menjalankan suatu perintah. Menu bar pada Microsoft Excel antara lain: File, 

Home, Insert, Page Layout, Formulas, Data, Review, dan View 

   Title Bar

Title bar merupakan bagian yang berada paling atas lembar Excel. Dalam title bar terdapat beberapa 

komponen, antara lain : 

  

  

  

  

  

Icon Control Menu 

Restore, untuk mengatur ukuran layar dalam ukuran yang relatif. 

Move, untuk memindahkan posisi layar jendela ke posisi lain. 

Size, mengatur ukuran layar jendela Excel. 

Minimize, menampilkan jendela Excel ke ukuran minimal dalam bentuk icon.

 

4


 

  

  

Maximize, menampilkan jendela Excel ke ukuran maksimal, yaitu memenuhi layar.

 

Close, untuk keluar dari aplikasi Excel.


 

 

 

   Formula Bar

Formula bar berfungsi untuk memasukkan, memperbaiki, dan juga dapat menampilkan data atau rumus 

pada sel yang sedang aktif. Untuk memperbaiki data atau rumus adalah dengan cara mengklik atau

menekan tombol F2. 

   Petunjuk Sel (Cell Pointer)

Untuk memindahkan penunjuk sel ke posisi yang baru dapat digunakan bantuan mouse maupun 

keyboard. Dengan mouse kita dapat leluasa memindahkan posisi penunjuk sel dengan mengarahkan

pointer ke sel yang dituju. Sedangkan dengan menggunakan keyboard langkah yang ditempuh antara

lain : 

5


 

 

 

 

 

 

Memilih Cells atau Ranges 

Untuk menyelesaikan proses yang lebih mudah di Excel diharuskan mampu untuk menyorot atau memilih

sel, baris dan kolom. Ada berbagai cara untuk melakukan hal ini, lihat tabel di bawah ini untuk memahami

pilihan. 

Untuk Memilih Lakukan ini 

Satu cell


Klik cell, atau tekan tombol Panah untuk pindah dari cell ke cell.

 

Range kecil


Klik cell pertama pada range, kemudian drag ke cell terkhir,

 

 

atau tahan tombol SHIFT sambil menekan tombol panah untuk

memilih range yang di inginkan. 

Range yang besar


Klik cell pertama pada range, kemudian tahan tombol SHIFT

 

 

sambil klik cell terakhir pada range. Bisa sambil digulung untuk

melihat cell terakhir 

Semua cells pada worksheet


Klik icon Select All atau tekan CTRL+A.

 

Cells atau range tidak berurutan


Pilih cells atau range, sambil tekan CTRL ketika memilih cells

 

 

 

atau range yang lain. 

Catatan : tidak bisa cancel sebagain cell, tapi harus cancel

semua yang telah dipilih 

Semua baris atau semua kolom


Klik header row atau header column

 

Sebagain baris atau kolom yang

 

berurutan 

 

 


 

 

 

2.  Header Colomn 

heading. 

1.  Header Rows 

Drag pada header row atau column atau pilih header row atau

 

colomn pertama; kemudian tahan tombol SHIFT ketika memilih

header rows atau colom terkahir. 

6


 

 



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

Baris atau kolom yang tidak berurutan


Klik header column atau row, kemudian tekan tombol CTRL

 

Menuju cell terkahir yang digunakan

 

pada worksheet (sudut bawah kanan) 

 

 

 

ketika memilih header row atau column yang akan

ditambahkan. 

Pilih cell pertama, kemudian tekan CTRL+SHIFT+END untuk

 

menuju pada cell terkahir yang digunakan pada worksheet 

(lower-right corner). 

Cell awal pada worksheet


Pilih cell dimana saja, kemudian tekan tombol

 

 

CTRL+SHIFT+HOME untuk menuju cell awal pada worksheet. 

Catatan : untuk mengcancel pilihan pada cells, klik cell mana saja pada worksheet.

 

Cut, Copy, and Paste Data 

Gunakan perintah Cut, Copy, dan Paste pada Microsoft Office Excel untuk memindahkan atau mengcopy

semua isi cells. Catatan: Excel menampilkan animasi border yang bergerak pada cell yang dicut atau

dicopy. Untuk mengcancel animasi tersebut, tekan tombol ESC. 

Move/Copy Cells 

Bila memindahkan atau menyalin sebuah sel, Excel memindahkan atau menyalin seluruh sel, termasuk

rumus dan nilai-nilai mereka dihasilkan, format Cell, dan comment bila ada. 

1.   Pilih cells yang akan pindahkan atau disalin. 

2.   Pada Home tab, pada Clipboard group, lakukan salah satu dibawah ini : 

a.    Untuk memindahkan cells, klik Cut. (CTRL + X) 

b.   Untuk menyalin cells, Klik Copy . (CTRL + C) 

3.   Klik pada cell yang akan dituju untuk memindahkan atau menyalin 

4.   Pada Home tab, pada Clipboard group, klik Paste. (CTRL + V) 

Melebarkan Column dan Ukuran Rows 


 

Dalam worksheet, bisa merubah lebar kolom dari 0 sampai 255 dan tinggi baris dari 0 sampai 409. Nilai

ini adalah representasi dari karakter yang bisa ditampilkan pada cell yang diformat dengan font standar.

Standart atau default lebar column adalah 8.43 karakter dan standart atau default tinggi row adalah

12.75 points. Jika column/row lebarnya/tingginya 0, maka itu rows atau colomn tersembunyi. 

7


 

 

 

 

 

 


 

 



 

 

 




 

 

 


 

Mengatur tinggi row dan lebar column 

   Pilih rows atau columns yang akan dirubah 

   Pada Home tab, pada Cells group, klik Format. 

   Dibawah Cell Size, klik Column Width atau Row Height. 

   Kotak isian untuk Column Width atau Row Height akan ditampilkan. 

   pada kotak isian Column Width atau Row Height, ketikan nilai yang diinginkan. 

SHEET (Lembar Kerja) 

Menambah sheet baru

Klik ikon 


 


 

 

Mengganti nama sheet

Klik kanan di sheet yang ingin diganti namanya, kemudian pilih Rename, atau klik dua kali pada sheet


yang ingin diganti namanya, kemudian ganti nama sheet tersebut. 

Menghapus sheet

Klik kanan di sheet yang ingin dihapus, kemudian pilih Delete. 

Menyimpan File 

   Klik Menu File – Save/Save As (Ctrl+S)

   Pilih folder untuk tempat menyimpan file Anda

   Ketik nama file

   Klik tombol ‘Save’ 


 

8


 


 


Membuka File 











 

   Klik Menu File – Open (Ctrl+O)

   Tentukan directory

   Pilih salah satu file yang ingin dibuka

   Klik tombol ‘Open’ 


Membuat Nomor & Bulan Berurut 

   Ketik angka atau bulan pertama pada sel yang diinginkan

   Ketik angka atau bulan kedua pada sel selanjutnya (berurutan)

   Blok kedua sel tersebut secara berurutan 

   Letakkan pointer pada sudut kanan bawah hingga keluar tanda tambah 


 


 


 


 

9


 

 

 


 



 

 

 





 

 








 

Menggabungkan Sel 

   Blok sel yang ingin digabungkan, kemudian klik kanan, pilih menu Format Cells Klik Alignment, lalu

Tandai / klik Merge Cells, Klik Ok 

   Atau Blok sel yang ingin digabungkan secara berurutan Klik icon 

Mengetengahkan Teks 

   Pada tab Home, klik di tanda panah icon Alignment

   Klik Alignment 

   Pada Horizontal pilih Center Pada Vertical pilih Center Klik Ok

 

Mengatur Tata Letak Teks 

   Klik sel dimana terdapat teks yang ingin diatur tata letaknya

   Klik Alignment

   Pada Orientation aturlah tata letak dan derajat kemiringan teks 

   Klik Ok 

Membuat Garis Tabel 

   Blok seluruh sel yang ingin diberi garis tabel

   Klik Alignment

   Klik Border

   Pilih garis tabel yang ingin Anda masukkan

   Klik Ok 

Membuat Simbol Mata Uang 

   Blok semua angka yang ingin diberi simbol mata uang

   Klik Alignment, Pilih Number

   Klik Accounting

   Pilih mata uang di Symbol

   Isikan angka 0 (nol) pada Decimal Places

   Klik O 


 


 


 


 


 

10


 

 

 






 

 

 

 

 


 












 

 

 

Membuat Nama Satuan Pada Penulisan Angka 

  Blok semua sel yang berisi angka 

  Klik Alignment, Pilih Number 

  Klik Custom 

  Pada Type tuliskan 0 “unit” (untuk nama satuan unit) 

  Klik Ok 


 

Formula Dasar pada Microsoft Office Excel 2013

 

Fungsi formula dasar adalah untuk melakukan penghitungan terhadap data yang ada di Microsoft

Office Excel 2013. Setiap penggunaan formula dasar, kita harus mengawalinya dengan tanda sama

dengan (=). Tanda sama dengan (=) dimaksudkan untuk mengawali sebuah fungsi di Microsoft Office

Excel 2013. Yang perlu diperhatikan adalah alamat dari data tersebut, jika salah mengetikkan

alamatnya, maka data tersebut akan bernilai salah (#VALUE). Fungsi-fungsi dasar tersebut antara

lain: 

a.  Aritmatika Dasar : Fungsi penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), dan pembagian (/). 

b.  SUM: Berfungsi untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range.

Bentuk penulisannya adalah: =SUM(number1, number2, .....)


Contoh 1 : = SUM(4,8,9) → Tekan Enter

Contoh 2: 


 

Terdapat sebuah data Barang yang terdiri dari Spidol, Penghapus, Penggaris, Pensil, dan Buku

Tulis. Masing-masing barang tersebut memiliki jumlah yang tidak sama dengan barang yang

lainnya. Dari  gambar  diatas,  untuk mencari berapa jumlah barang secara keseluruhan,  kita

dapat menggunakan rumus SUM. Dengan mengetikkan alamat C2 sebagai data pertama, hingga

C6 sebagai data terakhir sehingga dapat diketahui keseluruhan jumlahnya. 

 

11

 













 

 


 













 

 

 

 

 

c.  MIN: Berfungsi untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data (range).

Bentuk penulisannya adalah: =MIN(number1,number2,……)

Contoh 1: =MIN(40,5,2) → Tekan Enter

Contoh 2: 


 

Terdapat sebuah data Nilai dari beberapa Mahasiswa dengan nilai yang berbeda satu dengan

yang lainnya. Dari gambar diatas, untuk mencari nilai terendah dari semua nilai adalah

menggunakan fungsi MIN. Dengan mengetikkan alamat C2 sebagai data pertama, hingga C9

sebagai data terakhir sehingga dapat diketahui berapakah nilai terendahnya. 

d.  MAX: Berfungsi untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range).

Bentuk penulisannya adalah: =MAX(number1,number2,……)

Contoh 1: =MAX(14,25,21) → Tekan Enter

Contoh 2: 


 

Terdapat sebuah data Nilai dari beberapa Mahasiswa dengan nilai yang berbeda satu dengan

yang lainnya. Dari gambar diatas, untuk mencari nilai tertinggi dari semua nilai adalah

menggunakan fungsi MAX. Dengan mengetikkan alamat C2 sebagai data pertama, hingga C9

sebagai data terakhir sehingga dapat diketahui berapakah nilai tertingginya. 

e.  AVERAGE: Berfungsi untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data.

Bentuk penulisannya adalah : =AVERAGE(number1, number2,…)

Contoh 1: =AVERAGE(10,5) → Tekan Enter

Contoh 2: 


 

12

 

 









 

 















 

 

 







 

 

Terdapat sebuah data Nilai dari beberapa Mahasiswa dengan nilai yang berbeda satu dengan

yang lainnya. Dari gambar diatas, untuk mencari nilai rata-rata dari semua nilai adalah

menggunakan fungsi AVERAGE. Dengan mengetikkan alamat C2 sebagai data pertama, hingga

C9 sebagai data terakhir sehingga dapat diketahui berapakah nilai rata-ratanya. 

Untuk membatasi adanya angka dibelakang koma

(,),   kita   dapat   mengaturnya   di   format   cell

dengan meng-klik kanan tepat di kolom mana

yang   akan   kita   atur.   Selanjutnya   pilih   tab

Number  dan  pilih  Category  Number.  Silahkan

atur dikolom Decimal Places, sesuai dengan

keinginan. 


 

f.   COUNT: Berfungsi untuk menghitung jumlah data dari suatu range yang dipilih.

Bentuk penulisannya adalah : =COUNT(value1, value2,…..)

Contoh 1: =COUNT(2,2,2,2,2,2,2) → Tekan Enter

Contoh 2: 


 

Terdapat sebuah data Nilai dari beberapa Mahasiswa dengan nilai yang berbeda satu dengan

yang lainnya. Dari gambar diatas, untuk mencari jumlah mahasiswa jika kita menghitung dari

jumlah nilainya adalah menggunakan fungsi COUNT. Dengan mengetikkan alamat C2 sebagai

data pertama, hingga C9 sebagai data terakhir sehingga dapat diketahui berapakah jumlah

mahasiswanya. 

g.  CONCATENATE : Berfungsi untuk menggabungkan data antar kolom.

Contoh: 


 


Untuk  menggabungkan  data  pada  kolom  Subjek  dan  Domain,  maka  diperlukan  fungsi 

CONCATENATE untuk menggabungkannya. 

13

 

 

 

 

 

 


 

 

 

h.  PRODUCT : Berfungsi untuk melakukan perkalian sekumpulan data pada suatu range.

Bentuk penulisannya adalah : =PRODUCT(number1, number2,….)

Contoh : =PRODUCT(4,5,2) → Tekan Enter 

i.   ROUND : Berfungsi untuk membulatkan bilangan ke digit tertentu.

Bentuk penulisannya adalah : =ROUND(number,num_digits)

Contoh : =ROUND(123.4567,1) → Tekan Enter 

j.   SQRT : Berfungsi untuk menghasilkan suatu nilai akar kuadrat dari suatu bilangan.

Bentuk penulisannya adalah : =SQRT(number)

Contoh : =SQRT(9) → Tekan Enter 

k.  POWER : Berfungsi untuk menghasilkan suatu bilangan yang dipangkatkan.

Bentuk penulisannya adalah : =Power(number,power)

Contoh : =POWER(6,2) → Tekan Enter 

l.   SUMSQ : Berfungsi untuk mempangkatduakan angka dalam argument dan memberikan jumlah

dari pemangkatan.

Bentuk penulisannya adalah : =SUMSQ(number1,number2,…)

 

Contoh : =SUMSQ(3,4)  → 3

Alamat Absolut 

2 

+ 4

2 

= 9 + 16 = 25 


Fungsi  Absolute  digunakan  untuk  mengunci  posisi  kolom  dan  baris.  Fungsi  ini  ditandai  dengan 

 

 

adanya tanda $ yang berada di depan Kolom dan di depan Baris. Ada 2 fungsi yang dapat digunakan,

yaitu Absolut dan Semi Absolut. 

a.     Alamat Absolut 

 

Terdapat sebuah data Barang yang terdiri atas Nama Barang, Harga Satuan, dan Total Harga.

Setiap barang dibeli sebanyak 2 item, sehingga setiap Harga Satuan Barang dikalikan 2 untuk

mendapatkan Total Harga. Agar mempermudah proses perhitungan, kita ketikkan sebuah angka

2 sebagai master dari perkalian tersebut. Jadi setiap Harga Satuan akan dikalikan dengan angka

2 yang terletak di kolom B11. Agar tidak berubah-ubah, kita diharuskan menambahkan simbol

Dollar ($) sebelum huruf B ($B = fungsi $ untuk mengunci kolom B) dan sebelum angka 11 ($11

= fungsi $ untuk mengunci baris ke-11). Sehingga didapatkan hasil dari perkalian tersebut. 

14

 

 

 



 

 

 

 

 

 

 

 

 

b.     Alamat Semi Absolut 

Rumus fungsi Semi Absolut digunakan untuk mengunci salah satu kolom atau baris pada suatu

alamat cell. Sebagai contoh : 

   $C9 : Penguncian kolom C, dengan cara ini ketika cell dicopy kekanan alamat cell akan tetap

dibaca sebagai $C9 bukan D9, namun ketika dicopy kebawah alamat cell akan berubah menjadi

$C10. 

   C$9 : Penguncian baris 9, dengan cara ini ketika cell dicopy ke bawah alamat cell akan tetap

dibaca sebagai C$9 bukan C10, namun ketika dicopy ke kanan alamat cell akan berubah menjadi

D$9. 

Fungsi Lookup 

VLOOKUP 

Fungsi Vlookup ini digunakan untuk membaca tabel secara vertical (tegak). Bentuk penulisannya

adalah : 

HLOOKUP 

=VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,[range_lookup]) 

Fungsi Hlookup ini digunakan untuk membaca tabel secara horizontal (mendatar). Bentuk

penulisannya adalah : 

Ket: 

=HLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,[range_lookup]) 

Lookup_Value


Dapat berupa isi sel atau nilai yang diketik 

Table_Array

Tabel yang dipakai sebagai rujukan pencarian 

Col_Index_Num

Menunjukkan kolom beberapa yang nilainya akan diambil 

Range_Lookup

Dapat dikosongkan atau diisi “True” jika tabel disusun terurut dan pencarian

diartikan sama dengan atau lebih kecil, jika diisi “False” maka tabel tidak 

harus terurut dan pencarian diartikan sebagai “yang sama persis” 

15

 

 

 

 


 

 

 

Contoh Vlookup: 

Data tabel perbandingan

Untuk mencari kolom lulusan, maka ketik rumus =Vlookup(C3,$G$6:$I$9,2) Dimana C3 (kolom C baris

3)  merupakan  Sel  Kode  di  dalam  Tabel  Gaji  Karyawan,  kemudian  data  yang  ada  dalam  Tabel

 

Perbandingan harus diblok/ditandai, agar data dapat terbaca di dalam Tabel Gaji Karyawan. Untuk

memunculkan simbol dollar ketika data diblok, tekan F4 di keyboard. Di ujung rumus ketik letak

kolom lulusan (kolom 2). Untuk mencari kolom gaji ketik rumus =Vlookup(C3,$G$6:$I$9,3), maka

caranya sama seperti diatas. Namun yang berbeda adalah diujung rumus, ketik letak kolom gaji

(kolom 3). 

Contoh Hlookup: 

Fungsi Logika 

Fungsi logika atau bersyarat memungkinkan kita menguji persyaratan dalam sel. Fungsi bersyarat ini

adalah suatu kondisi atau =IF yang hasilnya bergantung pada benar atau salahnya pengujian. Fungsi

Logika memerlukan operator perbandingan yaitu: 

 

 

16

 

 

 

 

 








 

 

 

 

 

=            (sama dengan)

<            (lebih kecil dari)

>            (lebih besar dari)

<=          (lebih kecil sama dengan)

>=          (lebih besar sama dengan)

<>          (tidak sama dengan)

 

IF(logical_test,value_if_true,value_if_false)

Untuk memilih di antara dua nilai berdasarkan dua kondisi yaitu kondisi benar atau kondisi salah. 

If Tunggal 


 

Artinya jika nilai sel A2 lebih besar dari 50, maka dinyatakan “Naik Kelas”, sebaliknya jika nilai sel A2

kurang dari 50 maka dinyatakan “Tinggal Kelas” 

If Majemuk 

Contoh :


=IF(C4=”A”,”ISTIMEWA”,IF(C4=”B”,”BAIK”,IF(C4=”C”,”CUKUP”,”KURANG”))) Artinya jika pada sel C4


nilainya A maka hasilnya “ISTIMEWA”, jika pada sel C4 nilainya B maka hasilnya “BAIK”, jika pada sel 

C4 nilainya C maka hasilnya “CUKUP”, atau selain kondisi diatas maka akan menghasilkan nilai

“KURANG”. 

 

 

17

 

 

 

 

 

 



 

 

 

 


 

 



 

 

 

 









 

 

 

 

Format karakter 

1.   LEFT (Mengambil Karakter Kiri) 

Left ini digunakan untuk mengambil karakter pada bagian sebelah kiri dari suatu teks. Bentuk

umum penulisannya adalah =LEFT(text,num_chars). 

Contoh : LEMBAGA → =LEFT(E20,3) → Hasilnya : LEM 

 


 

2. MID (Mengambil Karakter Tengah) 


 


 


 

    


 


 


 

 


 

Karakter y

   

  

 

Sel teks                         Karakter yang diambil 

Mid ini digunakan untuk mengambil karakter pada bagian tengah dari suatu teks. Bentuk

penulisannya adalah : =MID(text,start_num,num_chars) 

Contoh : LEMBAGA → =MID(E20,2,3) → Hasilnya : EMB 

3. RIGHT (Mengambil Karakter Kanan) 

Sel teks            Mulai pengambilan karakter 



 

Right ini digunakan untuk mengambil karakter pada bagian sebelah kanan dari suatu teks.

Bentuk penulisannya adalah : =RIGHT(text,num_chars) 

Contoh : LEMBAGA → =RIGHT(E20,4) → Hasilnya : BAGA 


 

Data Sort (Mengurutkan Data) 

Langkah mengurutkan suatu data adalah : 

   Blok seluruh data yang ingin diurutkan 

   Pilih tab Data – klik icon Sort 

 

   Klik AZ untuk pengurutan Ascending (diurutkan berdasarkan dari kecil ke yang besar)

   Klik ZA untuk pengurutan Descending (diurutkan berdasarkan dari besar ke yang kecil) 

ang diambil 

18

 

 

 


 

 

 

 

 







 

 

Data Filter (Menyaring Data) 

Langkah menyaring suatu data adalah :

   Blok seluruh data dalam table


   Pilih tab Data – Klik icon Filter 


 

 

   Untuk menghilangkan tanda, klik kembali icon Filter 

Insert Grafik, Gambar dan Tabel 

A.  GRAFIK 

Grafik biasa dipakai untuk menampilkan komposisi data secara visual, menggunakan gambar atau

simbol tertentu, sehingga mempermudah pemahaman dan pengertian tentang data secara

menyeluruh. 

Membuat grafik 

Buatlah tabel data penjualan seperti ini : 


   Pilih menu Insert 


 


 

   Lalu klik Charts atau klik icon 

 

19

 

 

 

 

















 

 



 

 

 

 

 

 

 

   Tentukan tipe grafik yang diinginkan. Anda dapat menggunakan tab standart atau tab custom

types jika ingin tipe yang lainnya. 

   Klik OK 

B.   GAMBAR 

   Pilih menu Insert 

   Lalu pilih Picture atau Online Pictures 


 

 

 

20

 

 

 

 

 

 

C.   TABEL 

   Pilih menu Insert

   Klik Table 

   Tunggu hingga muncul dialog seperti di bawah ini 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mengatur Halaman 

Untuk menngatur cara percetakan pada halaman, lakukanlah langkah-langkah berikut : 

1.   Pilih menu Page Layout 

2.   Pada Orientation, kita dapat memilih Potrait atau Landscape.

3.   Pada pilihan Paper size kita dapat menentukan ukuran kertas yang dipakai. 

4.   Pada pilihan Margin kita dapat menentukan jarak cetakan dari batas kertas. 

Mengatur percetakan lembar kerja 

1.   Pilih menu Page layout, lalu pilih Page setup

2.   Pilih tab Sheet, maka akan muncul tampilan seperti berikut. 

 

 

21

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Print area                                       

: menentukan area yang dicetak. 

Print titles                                      : menentukan judul yang tercetak tiap halaman. 

Rows to repeat at top                   

: untuk menentukan beberapa baris yang akan tercetak pada bagian

paling atas pada tiap halaman. 

Columns to repeat at left           

: menentukan beberapa kolom yang akan tercetak pada bagian

paling kiri tiap halaman. 

Gridlines                                            : untuk mencetak garis grid(pembatas sel). 

Row and column headings         : untuk mencetak nomor baris dan nomor kolom. 

Draft quality                                     : untuk mencetak dalam kualitas draft. 

Page order                                     : untuk menentukan arah pemisahan halaman 

 

22 

 

 

 

 

 


 

 

 

 

 

Membuat Link 

Untuk membuat suatu link pada excel, ikuti langkah – langkah di bawah ini : 

1.   sorot cell yang akan di link apabila itu suatu teks, atau sisipkan shape, clipart, chart atau yang

lain untuk di link. 

2.     Pilih Menu Insert, lalu klik hyperlink , maka akan tampil seperti di bawah ini. 

3.   Terdapat empat pilihan untuk link, yaitu:

1)   Existing File or web page : berfungsi untuk melink-kan ke situs internet. 

 

2)   Place in this Document : untuk melink-kan di worksheet excel saja (Misal di sheet 1, sheet 2

atau sheet 3, dll). 

3)   Create new document : untuk melink-kan pada lembar kerja baru.

4)   E-mail Address : untuk melink-kan pada e-mail. 

4.   Klik Ok. Apabila link berupa teks, maka teks tersebut akan berubah warna menjadi biru dan

bergaris bawah. 

Membuat Equation 

1.   Pilih menu Insert – Equation, maka akan tampil kotak dialog seperti ini : 

2.   Akan muncul kotak equation dan ketikkan rumus yang akan dibuat.

3.   Untuk mengakhiri equation, sorot kursor di sembarang sel. 

4.    Untuk mengeditnya, double klik pada kotak yang memuat rumus tersebut 

 

 

 

23 

JENIS-JENIS PORT KOMPUTER

 

Jenis – Jenis Port Komputer dan Kegunaannya





Komputer merupakan serangkaian sistem yang terdiri dari beberapa komponen, yang sering kita kenal dengan perangkat keras komputer. Perangkat keras komputer tersebut memiliki fungsi yang bermacam – macam, mulai dari melakukan pemrosesn informasi, penyimpanan data, hingga menampilkan display.

 

Beberapa perangkat keras tersebut memiliki port-port tertentu untuk memaksimalkan fungsi dari perangkat tersebut. Port sendiri apabila dijelaskan sederhana sering kita sebut dengan istilah colokan. Colokan atau port ini dapat menghubungkan komputer dengan hardware eksternal dan hardware utilitas lainnya agar bisa bekerja dengan baik.

Fungsi dari Port

Fungsi utama dari port itu sendiri adalah untuk menghubungkan komputer dengan komponen eksternal komputer. Biasanya dengan menggunakan kabel, sehingga perangkat bisa saling terhubung dengan komputer. Contoh penggunaan port misalnya adalah port USB, port Keyboard, HDMI dan lainnya.

 

Berikut ini merupakan Jenis – Jenis Port dan Kegunaannya

1. USB



Menurut bahasa, Port USB terdiri dari dua kata, yang pertama Port adalah tempat untuk memasukkan kabel / peripheral lainnya ke computer kita, serta USB merupakan singkatan dari Universal Serial Bus dengan makna lain dapat dikatakan standar interface sebuah device, dengan kata lain pengertian dari Port USB adalah hubungan serial antara periferal
dengan komputer. Port USB merupakan suatu teknologi yang memungkinkan kita untuk menghubungkan alat eksternal (peripheral) seperti scenner, printer, mouse, papan ketik (keyboard), alat penyimpan data (zip drive), flash disk, kamera digital atau perangkat lainnya ke komputer kita.

2. PS/2 PORT



Yaitu port untuk menghubungkan mouse dan keyboard. Port PS/2 berarti port yang biasanya terdapat pada panel belakang motherboar, yang digunakan untuk tempat sambungan atau hubungan dengan keyboard/mouse yang menggunakan konektor tipe PS/2. Port PS/2 untuk keyboard biasanya berwarna ungu, sedangkan port PS/2 untuk mouse biasanya berwarna hijau. kedua port ini berbeda fungsi walaupun tampaknya seakan-akan sama, yaitu ukuran/dimensinya sama dan memiliki jumlah lubang pin yang sama. Keduanya tidak saling kompatibel, artinya port PS/2 untuk keyboard tidak boleh digunakan untuk mouse, dan port untuk mouse juga tidak boleh digunakan untuk keyboard, sebab keduanya memilik set perintah yang berbeda.

 

 

 

 

 

 

 

3. Serial Port



Serial Port atau biasa disebut dalam bahasa Indonesia adalah port seri merupakan sebuah port pada personal computer yang berfungsi untuk mentransmisikan satu bit informasi pada satu satuan waktu. Dalam serial port, pengiriman informasi tidak memungkinkan untuk melakukan secara banyak sekalius. Hal ini disebabkan karena dalam melakukan pemindahan data, biasanya serial port bekerja seri, misalnya COM 1 dan COM 2. Untuk penggunaan port serial sekarang ini sudah berkurang. Penggunaan port serial telah tergantikan dengan port USB dan Firewire. Sedangkan untuk jaringan (networking) fungsinya sudah tergantikan dengan port Ethernet. Berikut beberapa fungsi serial port yaitu menghubungkan antara peripheral (alat) computer lain dengan motherboard, penghubung antara mouse dengan motherboard, penghubung antara modem dengan motherboard, dan mentransmisikan informasi-informasi berupa bit-bit dari mainboard ke perangkat lainnya.

4. PARALLEL PORT



Parallel port atau biasa disebut dalam bahasa Indonesia adalah port paralel merupakan sebuah port pada personal computer yang berfungsi sebagai alat komunikasi komputer (motherboard) dengan perangkat luar yang bersifat paralel. Pada port paralel, pemindahan informasi dapat dilakukan secara bersamaan sehingga informasi yang terkirim lebih banyak daripada port seri. Port paralel biasa dikenal dengan Printer Port atau Centronics Port. Fungsi port paralel adalah sebagai penghubung motherboard dengan Printer jenis lama, Zip drive, beberapa Scanner, Sound Cards, Web Cams, Gamepads, Joystick, pemrograman EPROM, peralatan SCSI melalui adapter paralel ke SCSI, percobaan dengan TTL 12 driver, dan External CD-R atau CD-RW. Selain itu, port paralel juga digunakan sebagi uji coba sederhana dalam perancangan peralatan elektronika.

5. VGA VIDEO PORT





Port ini menghubungkan monitor dengan CPU dan membuat monitor menampilkan isi dari cpu tersebut . Seperti menampilkan gambaran isi CPU ke komputer lewat monitor

6. POWER SUPPLY



Port ini digunakan untuk menghubungkan power supply dengan CPU . Atau sebagai penghubung komputer dengan listrik (colokan).

 

7. NETWORK PORT (Port RJ 45)




Port ini digunakan untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya (jaringan LAN)
Juga berfungsi menghubungkan CPU dengan jaringan komputer.
Port ini juga biasa digunakan untuk menyambungkan komputer dengan internet.

8. AUDIO PORT



Port ini berfungsi menghubungkan CPU dengan peralatan audio (speaker, mic, dan tv tuner).Port ini terdiri dari 3 port yaitu port line in, line out, dan microphone.

9. GAME PORT



Port ini berfungsi untuk menghubungkan antara komputer dengan joystick . Dan port ini hanya bisa digunakan untuk bermain game (menancapkan joystick)